Banjir Merendam Empat Desa di Kecamatan Baebunta Selatan Sejak Selasa, Warga Berteriak Butuh Bantuan ……..
CLS Pendidikan News Com — Luwu Utara — Empat Desa di Kecamatan Baebunta Selatan Terendam Banjir Sejak Selasa, 23/4/2024 Warga Berteriak butuh bantuan Air Bersih dan Sembako Serta Minta Solusi Normalisasi Sungai.
Mereka Butuh Bantuan Air Bersih karena rata rata Sumur warga sudah Terendam Air Banjir. dan butuh Sembako karena Persediaannya sudah Habis bahkan Pakaian Banyak jadi Korban terendam tak sempat diselamatkan karena diduga Panik,
Butuh Normalisasi Sungai Untuk Mengeruk Pendangkalan sehingga Arus Air banyak Berubah arah hingga Meluap Kemana mana

Dua desa yang terparah di Sebelah selatan yaitu. Desa Lembang Lembang Menurut Keterangan Kepala Desa “Arwis” Semua Terendam Enam Dusun Sehingga Mengakibatkan gagal Panen Karena Tanaman Petani sudah rusak Akibat Banjir .Lanjut ke Desa Lawewe Begitu juga menurut Keterangan kepala Desa
Dan untuk Sebelah Utara Yaitu. Desa Beringin Jaya juga Terendam Semua Sesuai Pantauan langsung kepolisian polres Lutra dibawa Komando Wakapolres Bersama Personil Anggota dan untuk Desa Sumpira sebahagian Terendam Lokasi Kecamatan Baebunta Selatan kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan Indonesia Selasa 23/4/2024.
Empat desa ini adalah masing-masing warganya Bercocok tanam dengan Jagung ,Nilam ,Coklat ada juga sebahagian sawit
Banjir yang sudah seminggu lebih di 2 desa di Baebunta Selatan itu disebabkan tanggul Sungai Rongkong yang jebol Lembang Lembang Berimbas terus ke lawewe
Update terbaru menyebutkan Desa Limbong wara juga dilanda banjir dan Dusun Durian Bela’ desa Wara hari lalu sehingga kini. Bertambah jumlah desa terdampak di kecamatan Bansel dan malbar
Kepala Desa Lembang Lembang, Arwis yang dikonfirmasi Tim Cls News.Co.id mengungkap bahwa tanggul jebol akibat banjir terjadi pada Sabtu bulan Maret lalu (16/3/2024).
“Kemudian Banjir ini akibat dari tanggul yang jebol Bertambah lagi sepanjang 30 meter sejak Selasa malam saat desa kami diguyur hujan deras. Sejak 16 — 23–24 April 2024, ketinggian banjir bervariasi dari 1 meter hingga 1,5 meter lebih,” ungkap Kepala Desa.Arwis.
Dampaknya, ruas jalan Rusak terendam banjir, termasuk puluhan rumah warga dan Ratusan HETTAR lahan pertanian gagal Panen
“Ada 60 KK rumah warga terendam dan ruas jalan sepanjang 5 kilometer hingga Desa Limbong wara ikut terendam,” Urai Arwis .
Akibatnya, sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat mereka. Ini disebabkan banjir yang tak kunjung surut sementara persediaan bahan makanan mulai menipis. Bahkan Hari Ini Kamis 24/4/2024 Acara pesta keluarga Kepala desa Lembang Lembang sungguh Miris karena bahan sudah siap semua acara terkendala akibat banjir.
“Untuk transportasi Warga gunakan rakit atau perahu sederhana, ada juga yang dari bahan gabus. Kondisinya darurat, karena kami harus pergi mencari bantuan bahan makanan sendiri, sementara kondisi jalanan masih dikepung banjir,” tambahnya lagi.
Beberapa warga yang ditemui di lokasi mengeluhkan hal yang sama yakni bagaimana cara agar banjir bisa diatasi segera, misalnya dengan membuat tanggul. Selain masalah mendesak soal bahan makanan dan Air Bersih juga soal perhatian pemerintah atas nasib ladang mereka yang terendam banjir, sebagai sumber mata pencarian sehari-hari.
“Kami ingin pemerintah memperhatikan perekonomian kami, kalau panen gagal karena banjir tentu kami tak punya cukup uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami sehari-hari. Solusi ini yang kami juga butuhkan, semoga menjadi perhatian,” ungkap Bapak Indra Kadus durian Bela salah satu warga desa Wara.
(Tim Cls News.Co.id)
HamzaH Hunter.











